6 Tips dan Panduan untuk Branding Website dan Blog

Hai, teruntuk kamu seorang blogger yang masih bingung apa saja tips-tips untuk mem-branding website dan blog yang kamu punya, nah pas banget saya mau share 6 tips penting dan juga panduan untuk mem-branding website dan juga blog yang kamu punya.
Sebelumnya, kamu udah tau belum, apa yang dimaksud dengan branding blog itu? Branding blog merupakan bagian penting dari strategi pemasaran untuk menarik perhatian pembaca, menambah jumlah pengikut dan juga pelanggan tetap di situs web yang kamu punya guys.
Untuk menarik perhatian, desain kamu haruslah yang “eye-catching” tentunya. Mulai dari pemilihan tone warna, jenis font yang digunakan, dan juga tema yang sesuai untuk desain logo kamu.

Berikut 4 Tips Penting untuk Mem-branding Blog Kamu!

1. Skema Warna

Pemilihan skema warna yang tepat dapat menggambarkan jati diri dari blog kamu lho. Kalau bingung untuk memilih kira-kira warna apa yang dapat menggambarkan blog kamu, mengunjungi pinterest mungkin bisa menjadi pilihan untuk mencari dan menemukan inspirasi berbagai macam warna disukai. Terlebih dahulu pilihlah 8-10 palet warna yang bisa kamu seleksi lagi untuk menemukan warna yang cocok untuk branding blog kamu ya. 

2. Memilih Font yang Tepat

Aspek penting dalam pembuatan blog adalah pemilihan font yang sifatnya “readability” atau font yang mudah dibaca, tidak memiliki ukiran-ukiran yang istilahnya berlekuk-lekuk, dan juga dengan ukuran yang tidak terlalu kecil agar pembaca merasa nyaman ketika membacanya dan juga akan menghargai konten yang sudah kamu posting pada blog.
Selain itu, aspek penting yang harus kamu pastikan soal keterbacaan atau readability pada font konten, pastikan font yang kamu gunakan berfungsi secara online dan juga tersedia di semua jenis perangkat, baik komputer atau laptop dan juga para pengguna smartphone baik ios ataupun android. 
Ada berbagai macam jenis font yang bisa kamu gunakan, salah satunya font “Sans Serif”. Font ini banyak digunakan karena familiar dan juga memiliki bentuk yang simple tanpa hiasan atau detail guratan apapun.
Jadi, cobalah untuk lebih kreatif dalam hal judul dan font subtitle karena akan ditampilkan lebih besar dari teks paragraf kamu. 

3. Ukuran dan Tinggi Garis

Yap, agar tampilan branding terlihat konsisten dan juga professional, kamu perlu menentukan ukuran dan juga margin optimal untuk setiap judul, subtitle, dan juga font paragraf. Yang harus kamu lakukan pertama adalah menentukan ukuran dan margin berikut:
  • Font judul = X
  • Judul garis tinggi = X
  • Margin judul X
  • Font subtitle = X
  • Ukuran font subtitle = X
  • Tinggi garis = X
Ketinggian garis yang dimaksud adalah jarak vertikal antar baris teks. Misalnya pada web, jumlah yang sama adalah dari ruang di atas dan di bawah teks pada satu baris. Untuk menentukan suatu tinggi garis, berikut aturan umum yang bisa kamu terapkan pada blog:
  • Semakin panjang garis, maka akan semakin tinggi line-heightnya (tinggi baris paragraf)
  • Semakin pendek panjang garis, maka akan semakin pendek tinggi garis
  • Gunakan tinggi garis yang lebih tinggi dengan salinan kontinyu
  • Gunakan tinggi baris yang lebih tinggi dengan font x
  • Ascenders dan descenders dari baris text tidak boleh disentuh
  • Tempatkan garis-garis tersebut cukup rapat, dan seimbangkan tingginya berdasarkan panjang garis tersebut

4. Pemilihan Font 

Pemilihan font untuk “Judul, Subtitle, dan juga Paragraf” bagaikan sebuah “challenge”. Kenapa? Karena menurut saya ada beberapa font yang cocok digunakan bersama-sama a.k.a bisa dipadu padankan. Sayangnya ada juga yang tidak. Mungkin tidak bisa karena font yang satu dengan yang lainnya tidak seirama, atau bisa juga karena ini mungkin tidak menggambarkan gaya dan kepribadian kamu dengan baik di blog ini. Untuk cocoklogi font ini, saya merekomendasikan aplikasi Canva, aplikasi yang cukup simple dan mudah untuk memberikan saran font yang bisa dipadu dengan baik. 

5. Membuat Logo

Tips yang kelima adalah membuat logo untuk brand dari blog kamu sendiri. Mengapa logo? Ya karena logo tersebut penting dan bisa diletakkan di atas web, favicon, kartu nama, atau bahkan tanda tangan kamu. 
Ketika mendesain logo, kamu harus mencantumkan nama, nama merek atau brand, nama perusahaan, atau inisial yang memiliki design yang unik ya. Namun jika kamu mengalami kesulitan dalam pembuatan logo untuk blog atau website yang kamu punya, atau bukan seorang profesional dalam pembuatan logo, lagi-lagi saya merekomendasikan aplikasi Canva. 
Di aplikasi tersebut kamu bisa men-design sendiri seperti apa logo yang ingin kamu buat, logo yang bisa menggambarkan visi dan misi kamu dengan jelas tentunya tanpa ribet meskipun kamu tidak ahli dalam design.

6. Tema Blog

Oke guys, tips yang terakhir adalah pemilihan tema pada blog. Untuk tema sendiri kamu bisa menggunakannya sesuai dengan kepentingan dari blog kamu sendiri ya. Jika ini hanya sebagai blog pribadi dan tidak terlalu membutuhkan dukungan teknis untuk mengembangkan situs kamu, dan tentunya kamu tidak keberatan jika mempunyai tema yang sama dengan jutaan pengguna lainnya, maka tidak masalah jika kamu hanya menggunakan tema yang tersedia gratis pada WordPress.
Namun, jika ternyata blog ini kamu gunakan untuk kepentingan khusus, ingin mempunyai tampilan sendiri yang berbeda dengan lainnya dan juga membutuhkan dukungan teknis untuk mengembangkan blog kamu, maka tidak ada salahnya jika kamu menggunakan tema yang berbayar. 
Untuk pengguna tema gratis, kamu tidak perlu cemas karena di WordPress sendiri menyediakan berbagai macam tema yang bisa digunakan secara gratis meskipun terbatas. Dan jika kamu memilih yang berbayar, jangan lupa untuk memilih tema yang dapat menggambarkan blog kamu dengan baik. Dan ingat kamu harus menggunakan tenaga ekstra untuk mengelola blog kamu jika kamu memilih tema dengan fitur lengkap dan juga fungsi tambahan. 
Setelah kita membahas apa saja 6 tips penting, berikut panduan untuk mem-branding website dan juga blog yang kamu punya:

1. Branding + Pemberian Nama

Ketika ingin mem-branding website atau blog yang kamu punya dan memberinya nama (naming), pertama-tama yang harus kamu lakukan adalah dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
  • “WHY” atau alasan terbesar kamu untuk mem-branding website atau blog ini? Dan apa yang ingin kamu bagikan kepada audience kamu dan apa alasannya?
  • Apa nama blog yang kamu suka?
  • Pikirkan dan pilihlah nama yang sesuai dengan “brand” atau merek blog kamu

2. Membuat Favicon

Apa yang dimaksud dengan Favicon? Favicon adalah singkatan dari favorit icon. Ikon unik ini berfungsi sebagai sesuatu yang bisa menggambarkan website atau blog yang kamu punya. Nah logo yang sudah ada digunakan sebagai favorit ikon untuk mem-branding website atau blog kamu sebagai sebuah “identity” atau identitas agar menarik perhatian, mempercantik tampilan, dan juga agar lebih mudah dikenali oleh pengguna. 
Oke guys, inilah 6 tips penting untuk membranding website dan blog yang bisa langsung kamu aplikasikan. Semoga bermanfaat ya!

10 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Membuat Blog

Blogging? Tentu kalian semua udah ga asing lagi dengan istilah satu ini bukan? Blogging adalah salah satu cara yang baik untuk berbagi pengetahuan, tips dan trik, hingga pengalaman yang bisa kamu bagiin dengan orang lain untuk menginspirasi mereka. Ada berbagai macam jenis blog, mulai dari blog pribadi, riset, traveling, pendidikan, politik, sastra, hingga parenting. Ga heran hingga saat ini kegiatan “nge-blog” masih selalu digandrungi oleh pecintanya.

Nah, kalau kamu termasuk salah satu yang punya hobi menulis tapi sampai saat ini tulisanmu teronggok percuma di laptop ataupun note kamu, ngga ada salahnya untuk memulai blog dari sekarang lho!

Hmm, sebenarnya apa sih manfaat dari nge-blog itu? Oke guys, sebenarnya manfaat dari nge-blog itu banyak banget. Manfaatnya itu antara lain:

1. Mendapatkan Traffic Blog

Apa sih yang dimaksud dengan traffic blog ini? Traffic blog (lalu lintas blog) merupakan jumlah data yang dikirim dan diterima oleh pengunjung blog, mulai dari jumlah orang yang mengunjungi, durasi, dan juga link yang diklik oleh pengunjung pada website kamu. Sebagai pemula dalam blog, mendapatkan traffic blog tidak bisa secara instan. Oleh karena itu, jika kamu memulai blog dari sekarang dan konsisten meluncurkannya, sedikit demi sedikit blog kamu akan berkembang secara efektif berikut dengan audiens-nya.

2. Membangun Jaringan

Dengan menjadi seorang blogger, jalan kamu untuk menemukan jaringan baru tentu semakin luas. Mulai dari awal menjadi blogger dan bertemu dengan sesama blogger lainnya di komunitas akan menjadi hal yang menyenangkan bukan?

3. Menghasilkan Uang dari Rumah

Jangan salah guys, menjadi blogger saat ini bisa menjadi kegiatan yang menguntungkan lho. Bisa menulis di mana saja dan kapan saja, menjadikan blogger mempunyai flexibilitas tersendiri dalam berkarya. Wah banget ga nih?

Karena untuk menjadi blogger yang sukses tidaklah instan, dibutuhkan waktu, dedikasi tinggi, dan juga semangat pantang menyerah. Berikut 10 hal yang perlu kamu lakukan sebelum membuat blog, cus disimak yaa!

1. Deskripsikan Blog yang Ingin Dibuat

Dengan berbagai macam jenis blog yang ada, tanyakanlah pada diri sendiri, blog apa yang ingin kamu buat? Apakah itu blog tentang kuliner? Traveling? Parenting? Atau tentang pendidikan? apakah blog yang kamu pilih merupakan minat kamu? Dan apakah blog tersebut mencirikan diri kamu yang sebenarnya?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat membantu kamu memilah-milah apa yang sebenarnya ingin kamu tuliskan di dalam blog kamu. Jika kamu merasa bimbang dalam memilih; haruskah menulis sesuatu yang sedang hits saat ini atau sesuatu yang memang benar-benar disukai? Saran saya, pilihlah yang memang benar-benar kamu bisa membicarakannya sampai berjam-jam tanpa kehabisan topik obrolan. Karena hal tersebut bisa benar-benar mencerminkan diri kamu sendiri.

2. Pelajari Audiens

Selayaknya panah yang menembak target dengan jelas, begitu juga dengan mempelajari seperti apa dan bagaimana audiens yang ingin dijadikan target sasaran dari blog itu sendiri dan juga memahami apa yang mereka inginkan.

Namun ketika mempelajari audiens, ada hal-hal yang harus kamu perhatikan jika ingin menghasilkan uang dari blog, yakni:

1. Jadikan Pembaca Blog Seorang Pelanggan

Apakah yang kamu tulis di blog bisa membantu mereka? Atau bagaimana cara kamu bisa menambah value? Ketika menjadikan blog sebagai sebuah penghasilan, apakah postingan kamu di blog hanya berisi tentang diri kamu sendiri? Karena hal yang seperti ini cenderung tidak dapat mempertahankan audiens yang ada. Rebutlah hati pembaca dengan membahas tentang mereka, bukan tentang kamu.

2. Apakah dengan Membaca Postingan Kamu di Blog Bisa Menyelesaikan Masalah Mereka?

Bagaimana jika ingin mendapatkan penghasilan tetap dari blog tanpa menghilangkan minat yang kamu miliki dan tetap memperoleh perhatian para pembaca? Maka pelajari apa yang diinginkan oleh pasar dan apa yang mereka butuhkan. Dengan begitu tidak ada yang lebih baik dari hobi menulis yang mampu membantu orang lain dan mendapatkan bayaran di waktu yang sama. Keren bukan?

3. Tanyakan Diri Sendiri Apakah Ada Sesuatu yang Dapat Kamu Tawarkan ke Mereka yang Tidak Dimiliki Orang Lain?

Nah kalau kamu mempunyai tips dan trik suatu keahlian yang ingin kamu bagikan kepada orang lain, ataupun kamu mempunyai suatu keahlian yang jarang dimiliki oleh orang lain, kamu dapat menjangkau mereka dan perhatiannya dengan postingan tips dan trik di blog kamu lho.

3. Melihat Apa yang Lagi Hits

Sebelum kamu membuat konten untuk blog, jangan lupa untuk melakukan riset terlebih dahulu ya, jangan sampai kamu sudah memposting begitu banyak konten di blog yang ternyata sudah basi dan tidak menarik perhatian audiens. Kamu bisa juga menggunakan alat seperti pinterest yang mampu membantu kamu menentukan jenis konten dan postingan mana yang berhasil memikat banyak hati audiens dan juga paling banyak dibagikan. Meriset konten dengan membaca-baca blog orang lain untuk mencari ide-ide segar yang baru tidak ada salahnya guys. Yang terpenting jangan menyalin karya blogger lain ya.

4. Tetap Jaga Relasi dan Berkolaborasilah

Ketika sudah bertemu dengan sesama blogger di komunitas atau kamu mempunyai kenalan blogger lainnya, tetaplah saling terkoneksi ya guys. Tetap balas email yang mereka kirimkan, ikuti media sosialnya, atau meninggalkan komentar pada blog mereka. Meskipun hal ini terlihat sepele sebenarnya ini merupakan cara yang bagus untuk membangun persahabatan dan relasi kamu dengan mereka.

5. Saatnya Branding Blog Baru Kamu

Setelah meriset, saat nya membranding blog kamu. Yang pertama buatlah nama blog dan buat nama domain tidak lebih dari 2-3 kata. Tidak perlu nama domain yang rumit, cukup buat nama yang mudah diingat atau nama kamu sendiri. Selain agar tidak ribet, nama domain yang terlalu panjang juga memperbesar kemungkinan salah ketik dan orang lain tidak dapat menemukan blog kamu nantinya. Dan periksa apakah nama tersebut tersedia atau sudah digunakan oleh orang lain.

6. Rancang Brand Kamu

Pilih warna, gaya, tema, dan tampilan blog yang sesuai dengan konten-konten yang akan kamu posting nantinya. Pastikan tidak berubah-ubah agar blog kamu tetap terlihat menarik, utuh, dan professional. Jika membutuhkan desain grafik dan juga foto yang menarik untuk blog kamu, ada situs canva dan situs-situs gratis lainnya yang bisa kamu unduh.

7. Buat Situs Blog

Sebelum meng-host konten kamu, apakah kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan hosting ini? Jadi, web hosting menyimpan semua file situs blog yang kamu punya. Istilahnya web-hosting ini merupakan “rumah” blog kamu sendiri. Untuk blog-hosting ini sendiri ada yang berbayar dan juga gratis. Khusus untuk berbayar ada berbagai macam fitur yang bisa kamu gunakan, mulai dari dukungan scripting, database, bandwith, kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan juga tampilan yang bisa dimodifikasi sendiri dengan mudah. Biaya untuk hosting blog ini juga cukup terjangkau dan ada beberapa paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan blog kamu sendiri ya.

8. Desain dan Tema Situs Web

Memiliki tampilan blog yang menarik tentu bisa mendatangkan banyak pembaca. Kamu juga tidak perlu menyewa orang lain untuk mendesain blog yang kamu punya. Karena di blog sendiri sudah ada berbagai macam template yang bisa kamu gunakan secara gratis dan juga ada yang berbayar guys.

9. Saatnya Buat Konten

Hal selanjutnya yang harus kamu lakukan sebelum meluncurkan blog, ya membuat materi dari blog itu sendiri. Untuk menarik perhatian pembaca setidaknya kamu memerlukan 4-5 konten untuk di posting di blog kamu. Mengapa? Tentu agar blog kamu tidak terkesan sepi dan kosong juga tidak membuat pembaca kecewa juga mempertahankan pembaca bertahan lebih lama.

Aduh bagaimana kalau akhirnya kehabisan ide dan stress jika tiap kali posting harus lebih dari satu? Tentu sebenarnya tidak masalah jika hanya ingin satu kali posting saja, asalkan tetap konsisten dan juga tidak mangkring dari kegiatan “nge-blog” ini yaa.

10. Halaman Penulis dan List Email

Oh iya, janga lupa cantumkan “Tentang Penulis” dan kontak kamu di halaman bawah blog agar pembaca dapat mengenal penulis lebih dalam dan mengetahui bagaimana mereka bisa menghubungi kamu. Yang terakhir, kamu juga bisa meletakkan opt-in freebie (kontak list email) agar pembaca bisa mendapatkan informasi terbaru dari blog kamu.

Nah, itulah 10 hal yang harus kamu lakukan sebelum membuat blog. Selamat mencoba!

Cara Menulis Caption Instagram yang Menarik

Hola guys! Siapa sih yang udah ga asing lagi dengan instagram? Platform berbagi foto dan video yang sangat digandrungi oleh anak muda saat ini. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk berbagi foto dan video menggunakan filter aestetik dan aktifitas jejaring lainnya. Tahu ngga, ternyata aplikasi ini sudah hampir berjalan 10 tahun lamanya lho!
Yap, aplikasi ini rilis pada 6 Oktober 2010 dengan Kevin Systrom dan Mike Krieger sebagai perancang aplikasi instagram yang kemudian dikembangkan oleh Facebook pada tahun 2012. Jadi apa kamu udah menggunakan aplikasi instagram ini sejak awal perilisannya?
Kalo kamu udah lama bersosial media dengan aplikasi instagram ini, tentu udah ga asing lagi dong, dengan penulisan caption pada foto ataupun video yang kamu upload
Menuliskan caption pada foto ataupun video di instagram rasanya susah-susah gampang yaa. Siapa disini yang sering bingung mau menulis caption apa? Atau bagaimana cara merangkai kata-kata pada caption supaya bisa terlihat menarik dan ngga alay tentunya? Karena terlalu bingung akhirnya hanya memberikan emoji senyum, tertawa, atau bahkan hanya memberikan hastag yang panjang, seperti #likeforlike dan lain sebagainya. Duh ribet yaa jadinya 😀
Tapi guys, sebenarnya ngga seribet itu kok. Seperti menulis puisi yang mempunyai kaidah a-b-a-b, menulis caption instagram juga ada kaidahnya ternyata. Seperti apa sih kaidah menulis caption pada instagram?

Putuskan Jenis Akun

Karena akun instagram kita bagaikan “rumah” kita di social media, sebelum men-share foto ataupun video, tanyakanlah kepada diri sendiri apakah akun ini khusus untuk ber-social media? Membuat konten? Atau akun khusus untuk berjualan? Dengan begitu kamu bisa mempunyai target audience yang cocok dengan profil instagram kamu.

Gunakan Headline Menarik

Ya, kalimat pertama dari caption adalah segala-galanya guys. Terkadang, banyak orang malas membaca caption yang panjang-panjang. Apalagi kalau kamu hanya memberikan tiga baris hastag. Duh, bisa-bisa postingan kamu langsung di-scroll ke postingan selanjutnya. Oleh karena itu, buatlah kalimat pertama caption-mu menarik ya. Kalau bingung, buatlah pertanyaan yang sedikit menggambarkan foto atau video yang kamu unggah. Kamu bisa juga membuat headline yang “sedikit heboh” alasan “menarik perhatian” agar followers kamu yang membaca penasaran dan akhirnya menekan tap “more” deh. 

Gunakan Kata Kunci

Agar followers semakin penasaran, headline masih membutuhkan perhatian lebih guys. Yaitu kata kunci, apa sih yang dimaksud kata kunci ini? Yaitu kata-kata yang bisa memberikan informasi lebih, yang bisa menarik perhatian folllowers kamu, dan mengapa mereka perlu membaca caption instagram kamu. Misalnya kamu mengunggah foto perjalanan ke gunung, kamu bisa tulis “Trik dan Tips Hiking Seru Anti Ribet ala Yani”, mudah bukan?

Caption Story Telling

Tahukah kamu postingan kece itu bukan dilihat hanya dari foto atau videonya saja lho! Melainkan caption dibawahnya yang juga bisa memberikan gambaran lebih dari fotonya. Ceritakanlah makna atau kisah yang menggugah dibalik foto atau video yang kamu unggah. Atau bisa juga dengan menceritakan kembali kisah followers kamu misalnya. Dengan bercerita, followers kamu juga bisa lebih merasakan sensasi dari foto tersebut karena merasa memiliki chemistry yang sama. Untuk akun khusus berjualan misalnya, kamu bisa menceritakan asal mula kamu berjualan, atau kisah tersendiri dari jualan kamu ya.

Jadilah Aktif

Sebagai pengguna sosial media, kita juga harus aktif membangun interaksi dengan sesama pengguna media sosial lainnya. Jangan sampai followers kita hanya pasif melihat postingan foto atau video yang kita share di instagram tanpa melakukan interaksi sama sekali. Oleh karena itu, sebagai “tuan rumah” di akun media sosial sendiri, sudah sewajarnya kita menjamu “tamu” bukan?
Setelah menarik perhatiannya untuk melihat konten kita dan membaca caption-nya, kita juga bisa mengajak mereka untuk meninggalkan komentarnya, save, dan share postingan kita, dan juga mengajak temannya yang lain untuk mem-follow akun instagram kita.
Bagaimana jika ada yang meninggalkan “hate speech” pada postingan kita? Jawabannya kita bisa menanggapi dengan canda, atau cukup abaikan saja ya. Namun jika sudah diluar batas, jangan ragu untuk memblokir akun tersebut guys. Karena mau sebanyak apapun platform social media, yang racun atau “toxic” pasti akan saja tetap ada. Keep calm aja deh.

Jangan Lupa #Hashtag

Jalan ninja yang menjadi salah satu elemen penting ketika menulis caption di platform instagram kawula muda, ya hashtag. Hashtag adalah “koentji” yang berfungsi sebagai penanda untuk memudahkan orang dalam mencari konten kamu di pencarian instagram, selain itu hashtag juga berfungsi untuk menaikkan impresi dari postingan foto atau video yang kamu unggah lho!
Sayangnya, terjadi error pada fitur related hashtag sehingga fitur ini dinon-aktifkan oleh pihak instagram hingga waktu yang belum ditentukan dan impresi hashtag menurun drastis. Namun ada solusi yang bisa dipertimbangkan nih, yaitu dengan memberikan hashtag yang relevan dengan postingan kamu dan secukupnya ya agar tetap terlihat elegan.

Jadilah Dirimu Sendiri

Kunci menulis caption instagram yang menarik adalah yang tidak kehilangan jati diri si penulis itu sendiri. Jadi ketika menulis caption pada foto atau video yang akan kamu unggah tulislah senyaman dan sesuaikan dengan bahasa kamu ya. Agar pembaca melihat gambaran asli dari postingan kita. Menjadi menonjol dan terlihat beda itu baik, namun jangan sampai kehilangan ciri khas tersendiri yang kamu punya.

Jangan Menulis Caption Amburadul 

Ini penting banget guys meskipun sepele. Sebisa mungkin hindari typo pada penulisan caption ya. Meskipun tetap bisa terbaca oleh orang lain, bukankah lebih baik kita menimalisirnya? Biar tetap enakeun gitu guys bacanya, dan ngga menimbulkan salah paham hanya karena typo.
Selain itu tulislah caption dengan rapih, tidak menjadikannya satu paragraf sekaligus. Buat lah beberapa paragraf, dan berikan spasi satu atau dua baris setelah headline caption-nya guys. Selain mempercantik, hal tersebut mampu mempermudah ketika dibaca dan karena tidak ada pembaca yang mau membuang-buang waktunya hanya untuk membaca ulang caption karena terlalu rapat dan membuat sakit mata.

Jangan Sepelekan EYD (Ejaan yang Disempurnakan)

Selain typo atau kesalahan penulisan, penggunaan EYD juga harus kita perhatikan ketika menulis caption instagram nih guys. Meskipun terkesan ribet, tapi tidak ada ruginya juga kita menerapkan penulisan EYD dengan baik bukan? Karena yang bersosial media juga dari semua kalangan dan mungkin salah satunya mereka yang mengerti dengan penulisan kaidah bahasa indonesia dengan baik.
Jangan sampai karena salah-salah tulisan impresi dan performa instagram jadi turun. Hmmm.
———-
Oke guys, itulah beberapa cara penulisan caption instagram yang menarik. Sudah tidak perlu bingung lagi dan menghabiskan banyak waktu hanya karena bingung mau menulis apa bukan? Semoga artikel ini bermanfaat yaa. Dan jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu yang masih bingung cara menulis caption yang menarik.

200+ Ide Postingan Blog Untuk Semua Jenis Blog

200+ Ide Postingan Blog Untuk Semua Jenis Blog

Kalau kamu adalah seorang blogger yang punya banyak waktu untuk nulis, saya yakin banget kamu pasti kadang kesulitan untuk mendapatkan ide untuk postingan blog. Kadang-kadang, saya bahkan ngedorong diri saya sendiri secara maksimal untuk ngeluarin ide kreatif untuk ngalir, eh tapi semakin banyak berpikir, jadinya saya makin frustasi dan kewalahan. Tahu sendiri rasanya kan?

Makin kesinipun rasanya ada banyak waktu yang terbuang sehingga suka ngerasa ga produktif. Tapi tentu saja ini ga boleh dibiarin. Di beberapa kesempatan, sayapun ngambil handphone dan coba mulai mencatat apa yang ingin saya tulis selanjutnya di blog. Dari ide-ide yang saya tuliskan tersebut, disini saya pengen berbagi beberapa ide yang bisa banget kamu pakai untuk postingan blog kamu.

Ide Postingan Blog Untuk Semua Jenis Blog

  1. Apa yang membuat kamu senang berkomunitas?
  2. Bagikan cerita harianmu
  3. Bagikan daily makeup rutinmu
  4. Bagikan model hijab/ model rambut andalanmu
  5. Bagikan item must have saat bepergian
  6. Kenapa kamu mulai ngeblog?
  7. Siapa blogger favoritmu?
  8. Siapa yang menginspirasi kamu sepanjang hidup?
  9. Bagikan rencanamu (jangka pendek dan jangka panjang)
  10. Apa yang paling kamu nantikan dalam perjalanan blogging-mu?
  11. Bagikan cara kamu mengambil/ mengedit foto untuk blog
  12. Bagikan tips fotografi
  13. Apa media sosial favoritmu dan kenapa?
  14. Kalau sudah lama ngeblog, saran apa yang akan kamu berikan kepada blogger baru?
  15. Bicarakan tentang sesuatu yang kamu takuti dan bagaimana mengatasinya
  16. Bagikan pos “Do’s & Don’ts…” tentang sesuatu yang pernah kamu alami
  17. Buat tantangan bulanan menyenangkan di Twitter/ Instagram dan undang pembacamu
  18. Buat sesuatu yang gratis untuk diberikan kepada pembacamu, seperti soft copy file yang bisa dicetak
  19. Apa yang kamu lakukan untuk mengembangkan blogmu?
  20. Bagikan produk yang kamu buat
  21. Bagikan hal-hal penting yang kamu ga bisa hidup tanpanya
  22. Apakah ada produk yang kamu coba, dan membuat kamu menyadari bahwa kamu membuang-buang uang?
  23. Bagikan aplikasi favoritmu saat ini
  24. Bagaimana caramu agar tetap termotivasi?
  25. Tulis posting “Top 20” atau “Top 10
  26. Bagikan daftar tugasmu dalam bentuk harian/ mingguan/ bulanan
  27. Lakukan guest post dengan blogger lain
  28. Review produk/ layanan
  29. Bagaimana kamu merencanakan kontenmu?
  30. Bagaimana kamu packing untuk perjalananmu?
  31. Bagaimana hidup dengan orang yang toxic
  32. Kutipan favoritmu
  33. Pengalaman yang mengubah hidup
  34. Menjadi wanita di usia 20-an/ 30-an
  35. Bagaimana memulai sebuah blog
  36. Bagaimana menjaga hubungan jarak jauh
  37. Bagaimana melewati putus cinta
  38. Cara mencari pekerjaan secara efektif
  39. Pakaian olahraga favorit
  40. Rutinitas latihanmu
  41. Cara kamu menghemat uang
  42. Postingan Get Ready with Me
  43. Review buku
  44. Review film
  45. Review event
  46. Channel YouTube favorit yang kamu tonton setiap hari
  47. Hal-hal yang tidak kamu sesali dalam hidup
  48. Room tour atau house tour
  49. Hasil berburu pakaian
  50. Situs web favorit yang kamu kunjungi minggu ini
  51. Kuis yang menarik
  52. Bagaimana kamu percaya diri
  53. Bagaimana kamu mengatur waktu
  54. Hal-hal yang menurut kamu harus diketahui oleh setiap wanita/ pria remaja 
  55. Seri blog yang dibuat sebagai jurnal
  56. Favorit life/ hair/ beauty/ cleaning hacks
  57. Apa yang paling kamu sukai dari dirimu?
  58. Hal penting di meja kerjamu
  59. Acara/ film yang selalu ingin kamu tonton
  60. Pengalaman bekerja dengan orang yang lebih tua dari kamu
  61. Bekerja dengan orang yang lebih muda dari kamu
  62. Bagaimana pengalaman terakhirmu dalam pekerjaan
  63. Bagaimana kehidupan menjadi seorang blogger
  64. OOTD saat lebaran
  65. Dekorasi DIY ruangan kamar
  66. DIY kerajinan tangan yang kamu buat
  67. DIY selama liburan
  68. Mencoba jadi vegetarian selama seminggu
  69. Mencoba menjadi vegan selama seminggu
  70. Resep kue
  71. Resep minuman
  72. Resep makanan
  73. Resep camilan
  74. Daftar film favorit
  75. Quotes penyemangat
  76. Fashion wishlist
  77. Handbag wishlist
  78. Makeup wishlist
  79. Hal-hal favorit selama liburan
  80. Pelajaran yang didapat di pekerjaan pertama
  81. Informasi artis favoritmu
  82. Bucket list
  83. Bicarakan tentang brand makeup favoritmu
  84. Daftar kebiasaan burukmu
  85. Catatan untuk benda kesayanganmu
  86. Kenapa kamu ingin melakukan ………. pada bucket list-mu
  87. Jika rumahmu bisa bicara
  88. Makanan favoritmu
  89. Tulis tentang perbuatan yang kamu dukung dan alasannya
  90. Bisnis lokal yang kamu dukung
  91. Fakta tentang dirimu
  92. Surat untuk dirimu yang lebih muda
  93. Surat untuk dirimu yang lebih tua
  94. Surat untuk guru SMA favoritmu
  95. Surat untuk dosenmu
  96. Surat untuk orang tuamu
  97. Surat untuk kakek nenekmu
  98. Surat untuk saudaramu
  99. Berteman dengan seseorang untuk waktu yang lama
  100. Face of the day
  101. Pakaian hari ini
  102. Toko barang bekas favorit
  103. Ide penyimpanan makeup
  104. Membuat penyimpanan dan koleksi
  105. Masker rambut DIY
  106. Masker wajah DIY
  107. Tren fashion yang kamu sukai
  108. Tren fashion yang kamu benci
  109. Desainmu
  110. Apa yang kamu yakini tentang suatu hal
  111. Tumbuhan yang tidak biasa
  112. Quotes untuk sukses
  113. Quotes saat stres
  114. Perkenalkan keluargamu
  115. Pekerjaan impianmu
  116. Hal-hal yang kamu favoritkan dalam sebulan
  117. Hal-hal yang perlu kamu lakukan dalam sebulan
  118. Cara merawat rambut
  119. Foundation untuk kulit cerah
  120. Foundation untuk kulit gelap
  121. Gaya hijab simple 5 menit
  122. Makeup simple
  123. Makeup kondangan
  124. Makeup hangout bareng teman
  125. Makeup wisuda
  126. Makeup ke kampus
  127. Makeup ke sekolah
  128. Makeup ke mall
  129. Gaya hijab formal
  130. Lipstik ungu
  131. Lipstik oranye
  132. Lipstik gelap
  133. Lipstik cerah
  134. Lipstik pink
  135. Lipstik merah
  136. Hasil makeup
  137. Merek makeup murah
  138. Penyesalan terbesar dalam hidup
  139. Merek makeup favorit
  140. Merek fashion favorit
  141. Kata-kata yang kamu benci
  142. Cara kamu menghabiskan waktu dengan keluarga
  143. Goals bulanan
  144. Akun Instagram favorit
  145. Akun twitter favorit
  146. Daftar hewan peliharaanmu
  147. Suatu hari dalam hidupmu
  148. Semua hal tentang salah satu hewan peliharaanmu
  149. Buku favorit sepanjang masa
  150. Film favorit sepanjang masa
  151. Band/ album favorit sepanjang masa
  152. Momen anniversary
  153. Momen liburan
  154. Mengulas ulang tahunmu
  155. Foto favoritmu
  156. Daftar hal-hal yang membahagiakan
  157. Tempat-tempat di kotamu yang mau kamu dikunjungi
  158. Review brand ternama
  159. Rencana 5 tahunmu
  160. 3 Buku yang tidak kamu sukai dan kenapa
  161. 3 Film yang tidak kamu sukai dan alasannya
  162. Ikut serta dalam tantangan 30 hari orang lain
  163. Mengadakan tantangan 30 hari kamu sendiri
  164. Ide gila di kepalamu
  165. Beauty & fashion bucket list
  166. Bucket list perjalanan
  167. Hadiah untuk orang-orang dalam hidupmu
  168. Wishlist untuk dekorasi rumah
  169. Seperti apa kamar tidur masa kecilmu
  170. Tradisi dengan sahabatmu
  171. Cara membuat video sederhana
  172. Teknologi apa yang kamu gunakan untuk blog?
  173. Karya seni favoritmu, dan sejarah di baliknya
  174. Cobalah makanan asing dan tulislah tentang itu
  175. Minta seseorang melakukan guest post untukmu
  176. Bicarakan tentang hewan favoritmu
  177. Bagikan proses blogging atau proses kreatifmu
  178. Tampilan di balik layar proses ngeblog atau studio kerjamu
  179. Saran untuk blogmu
  180. Kiat-kiatmu dalam blog yang berhasil
  181. Apa kesulitan yang kamu atasi di blog?
  182. Bagikan artikel yang membantu kamu bisa meningkatkan blog
  183. Tulis surat terbuka untuk dirimu yang lebih muda
  184. Apa yang ada di tas makeup-mu?
  185. Apa yang ada di tas olahragamu?
  186. Apa yang ada di tas kantormu?
  187. Apa yang ada di tas kameramu?
  188. Apa yang ada di tas perjalananmu?
  189. Wawancarai orang-orang terkenal di bidangmu
  190. Bagikan proyek terbaru yang membuat kamu bersemangat
  191. Apa yang kamu cari dari sebuah blog?
  192. Apa yang membuat kamu kembali dan membaca lebih lanjut suatu bacaan?
  193. Apa tujuan yang ingin kamu capai untuk tahun ini
  194. Daftar blogger yang kamu kagumi
  195. Postingan blogmu yang paling favorit
  196. Bagikan strategimu tentang bagaimana kamu menghasilkan uang dari blog
  197. Bagikan sponsor/ mitra afiliasi favoritmu
  198. Bagikan mitra afiliasimu yang tidak begitu favorit dan kenapa kamu menyesal bekerja dengan mereka
  199. Bagikan postingan terpanjang yang pernah kamu tulis
  200. Bagikan apa yang akan kamu lakukan kalau kamu punya 1 Milyar Rupiah
  201. Bagikan kiat marketing terbaikmu
  202. Buat daftar ide postingan blog!

8 Rahasia Menulis Blog Kurang dari 1 Jam

Sering ga sih kamu nunda-nunda waktu pas pengen menulis postingan blog? Asal kamu tahu aja, semua pembuat konten mau itu yang berpengalaman ataupun yang baru, pasti akan menghadapi tantangan ini. Orang-orang tuh cenderung percaya bahwa penulis hebat itu, tulisannya harus lebih natural dan mudah. Kalau ngga, mereka akan dianggap ga mahir dalam hal itu.

10 Rahasia Menulis Blog Kurang dari 1 Jam
Padahal, yang benar adalah bahwa penulis terbaikpun punya kendala untuk untuk membuat kata-kata yang mengalir. Draft pertama itu jarang banget yang brilian, malahan kita sebagai penulis justru akan merasa tertekan untuk memberikan kesempurnaan. Sekedar informasi, ga akan ada yang memberi tahu kamu bahwa draft terakhirmu seperti tidak ada bedanya dengan draft yang pertama.

Bagaimana seandainya kalau kamu memperlakukan draft pertamamu sebagai proses pengumpulan informasi? Anggap saja itu adalah suatu latihan. Tentu kamu ngga akan banyak tertekan. Jadi, lain kali kalau kamu nulis postingan di blog, ikuti langkah-langkah ini untuk membuat proses nulismu mengalir dengan lebih mudah.

1. Memulai

Bagian tersulit dalam menulis adalah memulai. Ide-ide untuk nemuin kata-kata yang mengalir tentu akan memakan waktu lama dan sangat sulit. Trik saya untuk mengatasinya adalah dengan bekerja cepat. Dalam beberapa waktu, saya menetapkan tujuan.

Misal, dalam waktu 20 menit, tujuannya adalah kelar membahas suatu hal. Biasanya sih saya dalam waktu 20 menit itu bisa menghasilkan sekitar 500 kata, tetapi jumlah kata sebenarnya ga penting. Tetapkan jumlah yang tepat versi kamu sendiri. Jangan membandingkan diri dengan orang lain.

Di akhir waktu, draft pertamamu jadi selangkah lebih dekat ke penyelesaian deh!

2. Ide dan Judul Pekerjaan

Setiap postingan blog yang bagus tentunya dimulai dengan sebuah ide. Masalahnya, ide ini ngga sering kali muncul. Bahkan di lain waktu kita harus sering-sering mendorong diri sendiri untuk mendapatkan sedikit inspirasi.


Oleh karenanya, saat kamu membangun blog, ada baiknya menyimpan ide-ide. Saya sendiri suka menyimpan ide-ide saya di Trello. Blog ini misalnya menampilkan 3 topik utama, jadi saya membuat papan di Trello untuk setiap topik. Kartu pertama di setiap papan adalah tempat saya menambahkan ide, saat ide itu datang. Kemudian ketika ada waktunya menulis, yah langsung nulis aja.

Selalu ingat audiens saat kamu memilih ide untuk postingan blog baru. Jauh lebih mudah memang kalau kita menulis untuk diri kita sendiri. Tapi, bukan itu tujuan kamu menulis blog. Makanya sebelum kamu melangkah terlalu jauh, tanyakan pada dirimu sendiri – “Apa yang ingin diketahui audiens kalau saya menulis ini?”

Di tahap ini juga sekalian turut membantu untuk menemukan judul pada postingan blogmu. Jangan khawatir, kamu bisa mengubahnya kok nanti. Intinya judul postingan blogmu adalah ringkasan singkat dari apa yang kamu ingin audiens pelajari setelah membaca posting blogmu.

3. Pendahuluan

Menulis itu harus ekspresif, tetapi punya sedikit struktur untuk diikuti, khususnya pada tahap draft pertama. Untuk pendahuluan, kamu bisa ikuti rumus dasar ini:

  • Mulailah dengan menyatakan pertanyaan atau masalah yang akan kamu tangani
  • Berikan contoh spesifik bagaimana pertanyaan/ masalah ini bisa mempengaruhi audiens
  • Rangkum solusi yang akan diberikan pada postingan blog
  • Tambahkan kalimat transisi untuk menghubungkan pendahuluan dengan isi blog

4. Isi

Isi artikel harus nuntun pembaca melalui solusi yang kamu berikan. Kalau kamu punya banyak informasi untuk disertain, mulailah dengan daftar point yang dicakupi. Kemudian jelaskan urutan daftar tersebut supaya perkembangannya mudah diikuti.

Sekarang mulailah menulis!

Untuk setiap point, ada baiknya dimulai dengan kalimat pengantar. Kalimat ini menjelaskan tentang apa maksudnya dan bagaimana posisinya sesuai dengan urutannya. Kemudian bisa tambahin informasi praktis. Ini variatif sih, tergantung topikmu.

Bisa jadi kamu mungkin akan nemuin jalan buntu. Kalau misalkan ini terjadi, bayangin aja kamu sedang ngobrol dengan pembaca. Catat pertanyaan yang mereka ajuin. Kemudian, tambahkan jawaban atas pertanyaan tersebut. Menggunakan proses ini akan ngebantu kamu mengumpulkan informasi untuk membentuk setiap point.

Tapi kalau semuanya gagal, coba rekam dirimu sendiri saat membicarakan hal tersebut selama beberapa menit. Bisa jadi ada sekitar 1000 kata dalam lima menit rekamanmu! Silahkan digunakan katanya.

5. Kesimpulan dan Ajakan Bertindak

Kamu udah dekat banget dengan garis finish, tapi kamu masih harus membuat kesimpulan. Mungkin kamu akan tergoda untuk melewatkan ini, tapi hal itu bisa mengubah pembaca kamu lho.


Mulailah buat kesimpulan dengan gambaran umum singkat tentang solusi yang kamu berikan. Pastikan kamu menghubungkan kembali ke masalah asli yang sudah kamu ulas di bagian pendahuluan.

Kemudian tambahin ajakan bertindak yang jelas untuk pembacamu supaya mereka terbantu untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh. Kalau perlu, tantang mereka. Kalau pembaca bisa mempraktekkan satu langkah yang dapat ditindaklanjuti dari membaca posting blogmu, mereka bakalan bisa jadi pengikut setiamu lho!

6. Judul

Sekarang kamu udah menyelesaikan postingan blogmu, saatnya untuk kembali membaca dan meninjau. Kemungkinannya, setelah menghabiskan waktu dengan beberapa hal, kamu bisa jadi merasa sedikit lebih terinspirasi.


Jangan lewati langkah ini. Judul itu penting karena merupakan kesan pertama yang didapat orang dari blogmu. Dan tentu mereka bisa menjadi pembeda antara orang yang mengklik postinganmu atau tidak. Cobalah beberapa style judul utama ini untuk postingan blogmu:

  • Judul bernomor: “13 Cara Meningkatkan Skill Menulis”
  • Judul berupa panduan: “Panduan Utama Untuk Menjadi Penulis yang Baik”
  • Bagaimana cara: “Cara Menulis Berita Utama yang Bagus”
  • Judul perbandingan: “Mengapa Orang Suka Instagram Daripada Twitter?”
  • Berita yang mendesak: “Berhenti Membuat Kesalahan Ini, atau Kamu Kehilangan Pembaca”
  • Judul curiosity: “Trik Rahasia yang Saya Gunakan Untuk Menulis Artikel Blog”

7. Mengedit Draft

Setelah semua pekerjaan tadi, setidaknya dalam postinganmu kamu harus punya 1000 kata yang padat atau lebih. Postingan blog yang pendek sebenarnya sih ga masalah, tetapi saran dari beberapa pakar blog menyatakan bahwa artikel yang bagus setidaknya berjumlah 1000 kata atau lebih supaya SEOnya terbaca.
Sekarang proses pengeditan dimulai!
Mulailah dengan mereview struktur postingan blogmu. Apakah terbaca natural dari awal hingga akhir? Apakah semua informasi penting ada? Dan apakah urutannya masuk akal untuk pembaca?
Setelah kamu puas dengan kerangka postingan blogmu, inilah saatnya untuk menyelami detailnya.
Ketika saya mau mengedit, saya biasanya membaca bagian demi bagian atau point demi point. Proses ini saya jalanin supaya isi postingan semuanya bisa dengan jelas terpahami dengan baik ketika dibaca. Lalu saya juga memperhatikan tanda baca supaya jelas.
Kalau bisa, di step paling akhir dalam mengoreksi draft postingan blog ini, coba baca tulisanmu dengan bersuara. Karena, mudah banget untuk ngelewatin kata-kata saat kamu membaca dalam hati, terutama kalau kamu sudah familiar dengan isinya. Dengan membacanya secara bersuara, pasti akan lebih mudah untuk mendapatkan kesalahan.

8. Review SEO

Meskipun kamu baru mengenal SEO atau masih memiliki pengetahuan yang terbatas terkait SEO, ada beberapa dasar yang bisa kamu terapin di postingan blogmu supaya tulisanmu bisa terindex di Google. Caranya adalah dengan memberikan kata kunci postingan pada judul tulisan.
Kalau kamu menggunakan WordPress, plugin SEO Yoast bisa banget kamu pakai untuk membantumu mencari kata kunci. Selain itu, mesin pencari juga ingin postingan blog yang mudah dibaca. Jadi, pastikan tulisanmu mudah terbaca.
Sekarang saatnya mempraktekkan langkah-langkah ini untuk membantumu menulis postingan blog dari ide hingga dipublikasikan. Semoga bisa membantu dan selamat menulis!

Cara Memilih Palet Warna yang Efektif Untuk Blog

Tau soal branding? Buat yang masih abu-abu soal branding, jadi branding itu adalah keseluruhan konsep tentang siapa kamu dan bagaimana kamu pengen terlihat di luar sana, dengan membuat karya untuk dikenal oleh orang lain. Nah, kali ini saya pengen ngejelasin salah satu cara branding yang mungkin selama ini buat kamu stuck, yaitu dengan memilih color palette atau palet warna untuk website atau blog.

Jujur aja, selama bertahun-tahun, saya udah banyak membuat perubahan warna di blog saya. Sebelumnya saya selalu merasa ga pernah benar-benar memilih palet warna yang oke di blog saya. Saya cuman nyiapin desain baru dengan warna apa pun yang saya suka saat itu, tapi jatuhnya ga pernah benar-benar berhasil. Warna yang saya pakai jadi ga sesuai dengan konten postingan, bahkan kesannya jadi ga bisa nentuin siapa saya sebagai blogger.

Tahun lalu akhirnya saya mutusin untuk ngerombak Yanikmatilah Saja dan mengubah color palette-nya. Meskipun sebenarnya ga baik kalau terlalu sering ngubah tampilan blog, tapi saya selalu merasa kalau memang kamu perlu mengubah tampilannya, ya lakukan aja. Apalagi kalau warnanya dirasa ga tepat, mengubahnya bisa jadi membuat tampilan blogmu jadi lebih segar dan kamupun jadi lebih semangat ngeblog.

Oke, langsung aja. Jadi saya pengen kamu juga punya palet warna yang keren untuk blog/ website kamu sendiri. Berikut caranya:

1. Temukan Foto yang Disukai

Hal pertama yang kamu perluin adalah menemukan foto yang menginspirasi. Bisa jadi foto itu adalah foto blog kamu sendiri, atau foto yang kamu suka di Instagram, atau foto yang kamu lihat di Pinterest. Pokoknya sih, itu harus mencakup semua tentang kamu dan blogmu. Seluruh vibe, warna, dan feeling yang ditimbulkan harus bisa ngewakilin kamu.

2. Buka di Adobe Color CC

Adobe Color adalah situs web yang menyediakan pembuatan palet warna yang modelnya sederhana banget. Buka Adobe Color CC dan klik ikon kamera kecil di sudut kanan atas. Buka foto yang kamu pilih, dan secara otomatis palet warna dengan warna-warna terbaik dari fotomu akan muncul!

Ada kotak ‘Color Mood‘ di sudut kiri atas, di mana kamu bisa mengklik setiap opsi untuk melihat palet warna lain yang dibuat untuk kamu dari foto yang sama.

3. Sempurnakan Paletmu

Sekarang setelah kamu punya palet warna yang kamu suka, screenshot halamannya, crop paletnya, dan buka di Photoshop atau situs edit gambar gratis seperti Canva.

Kalau palet warnamu ga ada warna netral di dalamnya, kamu harus menambahkannya. Saya saranin seenggaknya ada satu warna netral, atau dua. Saya sendiri cenderung milih hitam dan abu-abu (putih ga perlu). Saya suka nambahin warna hitam karena itu biasanya untuk warna logo dan teks.

Selesai! Sekarang kamu punya palet warna sendiri untuk blogmu. Jadi, setiap kali kamu mau mengubah warna desain blog, seperti warna sidebar, drop down menu, atau warna link, kamu jadi tahu persis warna apa yang akan kamu gunakan. Kalau kamu butuhkan nilai hex (mis. #FFFFFF) warna dari palet (dan kamu ga punya Photoshop), cukup upload ke Image Color Picker dan klik setiap warna untuk mendapatkan kodenya.

Kamu bisa gunain palet warna ini di seluruh blogmu, di social media, di setiap grafik yang kamu buat. dan dalam variasi logomu.

Saya jadi pengen banget lihat palet warna kamu nih! Hehe.